Menilik Sejarah Candi Borobudur yang Sayang untuk Dilewatkan

Bagi Anda yang pernah ke Magelang, Jawa Tengah. Tentu tidak akan melewatkan wisata dunia yang satu ini. Tepat, inilah Candi Borobudhur yang menyimpan sejarah purba mengesankan. Dia seperti candi pada umumnya. Yaitu bentukan batu kuno yang ditumpuk begitu saja. Namun, yang membuat ia sempurna ialah stupa super besar yang berada di puncak candi. Memiliki ukuran sangat besar dengan relief dua kali lipat lebih banyak dibanding dengan candi lain.

Bangunan bersejarah yang pernah hilang tersebut mendapat mengakuan dari UNESCO sebagai salah satu warisan dunia. Ketika Anda berkunjung kesini sensasi mewah terasa begitu saja. Bagaimana tidak? ia memiliki 7 teras berbentuk bujur sangkar. Bangunan berundak tinggi dengan relief budha terbanyak. Candi Borobudhur sendiri sering jadikan tempat sembahyang. Sekaligus kawasan wisata penuh sejarah Candi Borobudur yang mengagumkan. Sedangkan filosofi penamaannya para ahli belum memberi penjelasan konkrit.

Namun, sebagian besar peneliti percaya bahwa nama  candi sering dikaitkan dengan daerah bangunan itu berada. Nama Sir Thomas Standford Raffles juga dianggap berjasa. Dimana ia orang yang pertama kali menyusuh bawahannya untuk menilik bangunan besar yang tenggalam di Boro. Membutuhkan waktu cukup lama hingga akhirnya, Candi Borobudhur muncul kembali setelah lama terkubut begitu saja. Beberapa kali ia mengalami penyelamatan serta pembugaraan. Semakin dipelajari lebih dalam Anda akan melihat bahwa candi terbesar itu bukan hanya bentuk peninggalan. Melainkan pengajaran umat Budha mengenai kehidupan serta berubahan karakter manusia.

 Sedangkan untuk pertanyaan kenapa Candi Borobudhur ditinggal pada zamannya? Banyak alasan yang dipaparkan oleh para peneliti. Salah satunya karena pada waktu itu mulai muncul beradaban Islam. Namun, pendapat yang dinilai lebih masuk akal ialah terjadinya bencana yang kemudian membuat Candi Borobudur tertutup tanah. Bangunan tersebut merupakan mahakarya yang terus dipelajari. Banyak teka-teki yang sampai sekarang belum terpecahkan. Meskipun begitu yang terpenting sekarang ialah masyarakat harus bersama menjaganya. Jangan sampai karena ceroboh ia kembali hilang tanpa jejak.

Menenggok Sejarah Candi Borobudur yang Agung

Menilik Sejarah Candi Borobudur yang Sayang untuk Dilewatkan

Sejarah Candi Borobudur menjadi kebanggaan tersendiri untuk Indonesia. Para peneliti belum penemukan secara pasti siap pembangun mahakarya tersebut. Bahkan mereka belum memahami kegunaan dari candi sebesar itu. Sedangkan tahun pembangunnya diperkiraan pada ke-8. Kerancuan data juga terjadi karena ahli masih mempertanyakan keyakinan raya pada saat itu. Diungkapkan bahwa pembentukan candi-candi dilakukan karena pewaris Sanjaya yang penganut Budha. Para ahli menyebutkan stupa tunggal yang berukuran besar adalah awal dari pembentukan candi.

Kemudian mereka juga menambah dua undakan berbentuk persegi. Pakar arkeologi menyebut proses pembuatan sampai 4 tahap. Yaitu, hingga tahap penyempurnaan relief. Seperti yang sudah diketahui bahwa diterlantarkannya Candi Borobudur hingga dikira bukit karena meletusnya Gunung Merapi. Namun, beberapa sumber lain juga menyebut karena masyarakat mulai pindah haluan pada kepercayaan Islam. Sampai proses ditemukannya kembali sejarah mengagumkan Candi Borobudur sebenarnya sudah diungkap samar-samar. Misalnya saja, catatan Mpu Prapanca tahun 1365 yang menyebut “wihara di Budur”. 

Babad Jawa dan Mataram juga memberi kata kunci yang merujuk pada alasan kenapa ia ditinggalkan. Penemuannya kembali dilakukan oleh Tuan Raffles. Sampai akhirnya foto pertama Candi Borobudur berhasil diambil pada tahun 1879 oleh Isidore Van Kinsbergen. Peninggalan bersejarah ini juga sempat beberapa kali dicuri oleh kolektor artefak. Selain itu, beberapa kali terjadi kerusakan karena bencana alam. Kemudian pada tahun 1885 pertama kali Candi Borobudur dilakukan pemugaran. Membutuhkan waktu cukup lama karena para ahli harus mengali tanah guna menemukan kepala budha yang hilang. Berbagai sumber menyebut waktu yang dibutuhkan sekitar 7 bulan.

Berhubung budget seadanya proses ini hanya memfokuskan pada pembersihan patung serta batu. Berhubung kendala terbesar pendanaan. Kemudian diantara tahun 1975 dan 1982 Pemerintah Indonesia dan UNESCO mengambil tahan perbaikan secara menyeluruh. Setelah direnovasi barulah Organisasi Dunia UNESCO memasukannya sebagai salah satu Situs Warisan Dunia. Kini mahakarya super cantik ini telah banyak menarik para wisatawan luar dan dalam negeri. Kegiatan mewah dengan standar tradisi juga kerap diselenggarakan dengan mewah berlatarkan Candi Borobudur nan megah.

3 Tingkatan Spiritual dalam Budha

sejarah Candi Borobudur

Seperti yang sudah diketahui bahwa sejarah Candi Borobudur seakan memberi pelajaran besar untuk manusia. Relief yang terbentuk dibatu mengungkap nilai spiritual yang mengesankan. Nah, berikut 3 tingkat ranah spiritual yang dapat diambil: pertama, Kamadhatu menunjukan tentang nafsu rendah. Dimana dunia dikuasai hal buruk. Kedua, Rupadhatu yang melukiskan alam antara yakni. Manusia mulai berusaha untuk berpikir serta berkarya. Meskipun hawa nafsu tetap sering menganggu. Ketiga, Arupadhatu, relief dengan pengambaran surga. Arwana indah yang penuh nikmat tanpa berkesudahan. Bukankah sejarah ini sangat menarik untuk dilihat lebih dekat?